
Kansas City, Amerika Serikat – Persiapan tim nasional Inggris untuk menghadapi laga perdana Piala Dunia 2026 mendapat gangguan tak terduga setelah sejumlah perlengkapan latihan mereka dilaporkan dicuri saat dalam perjalanan menuju markas latihan di Kansas City. Insiden tersebut langsung menjadi salah satu berita sepak bola paling viral di dunia.
Menurut laporan kepolisian setempat, pencurian terjadi ketika kendaraan yang membawa perlengkapan tim Inggris sedang mengangkut barang dari kamp persiapan mereka di Florida menuju Swope Soccer Village, fasilitas latihan yang akan digunakan skuad asuhan Thomas Tuchel selama berada di Kansas City. Polisi mengonfirmasi bahwa sejumlah barang hilang dari kendaraan tersebut dan penyelidikan segera dilakukan.
Beberapa media Inggris melaporkan bahwa barang yang dicuri meliputi bola latihan, sepatu sepak bola, serta perlengkapan pendukung lainnya yang digunakan pemain untuk mempersiapkan diri menjelang turnamen. Bahkan beberapa laporan menyebut sepatu milik pemain bintang turut menjadi bagian dari barang yang hilang.
Kepolisian Kansas City bergerak cepat dan telah mengamankan dua orang yang dianggap terkait dengan kasus tersebut. Hingga saat ini investigasi masih berlangsung untuk mengetahui seluruh kronologi dan memastikan apakah ada pihak lain yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut.
Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, kabar terbaru menyebut sebagian perlengkapan yang hilang telah berhasil ditemukan kembali. Selain itu, pihak Federasi Sepak Bola Inggris (FA) memastikan bahwa kebutuhan utama tim tetap tersedia sehingga persiapan menuju pertandingan pertama tidak akan terganggu secara signifikan.
Inggris dijadwalkan menjalani laga pembuka Grup L melawan Kroasia pada 17 Juni. Thomas Tuchel dan para pemain berusaha tetap fokus menghadapi turnamen meskipun harus menghadapi insiden yang tidak biasa ini. Banyak penggemar di media sosial menyebut kejadian tersebut sebagai salah satu peristiwa paling aneh menjelang Piala Dunia 2026.
Dengan status sebagai salah satu kandidat juara, Inggris tentu berharap kasus ini segera selesai agar seluruh perhatian tim dapat kembali tertuju pada target utama mereka, yakni mengakhiri penantian panjang gelar Piala Dunia sejak tahun 1966
